PONDOK PESANTREN ABU BAKR ASH-SHIDDIIQ AL ISLAMI

Pondok Pesantren Abu Bakr Ash-Shiddiiq Al-Islami
---upaya mentarbiyah umat menjadi muslim ta'at---
Tampilkan postingan dengan label fiqih. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label fiqih. Tampilkan semua postingan

SALING MENGERTI DAN BERSABAR DALAM SUKA MAUPUN DUKA, KUNCI KEHARMONISAN RUMAH TANGGA SEORANG PENUNTUT ILMU

 Al-Imam Al-Muhaddits Muqbil bin Hadi Al-Wadi'iy Rahimahullah


Pertanyaan :

Sampai batasan mana kewajiban seorang wanita untuk taat kepada suaminya ?

Jawaban :

Adapun permasalahan kewajiban, maka pada perkara yang Allah wajibkan atasnya seperti memenuhi panggilan suaminya ketika suami mengajaknya ke tempat tidur.

Dan begitu pula jika suaminya itu adalah seorang yang fakir maka hendaklah dia bersabar bersamanya semampu mungkin.

Akan tetapi di sana ada perkara yang lebih luas dari kewajiban-kewajiban tersebut dan itulah yang kami ingin nasihatkan dengannya, bahwa :

Hendaklah dia bersabar terhadap suaminya di waktu senang maupun susah.

Hendaklah dia tidak membebani suaminya dengan suatu perkara yang suaminya tidak mampu untuk memikulnya.

Dan hendaklah dia tidak membebaninya dengan membeli model-model yang baru.

Ketika dia melihat mobil yang baru dia berkata : “belikanlah kami mobil yang seperti itu.”

Begitu juga dalam urusan baju, dia begitu antusias dengan model-model yang baru.

Maka sepatutnya bagi dia untuk bersabar atas suaminya, dan hendaklah dia berbuat baik pula kepada suaminya dengan mendidik anak-anaknya, mencucikan baju untuknya, membantu suaminya dalam urusan kebaikan dan menyajikan makanan dengan baik untuknya ketika dia membutuhkan yang demikian itu.

Inti permasalahannya adalah permasalahan ta'aawun / saling tolong menolong, terlebih lagi kalian -insyaAllah- adalah para penuntut ilmu baik yang laki-laki (para suami) dan perempuan (para istri), sungguh begitu padat waktu bagi seorang istri (penuntut ilmu) sehingga terkadang dia pun kurang maksimal dalam menunaikan hak-hak suaminya maka hendaknya seorang suami itu bersabar atasnya, dan begitu pula sungguh padat waktu bagi seorang suami (penuntut ilmu) sehingga terkadang dia pun kurang maksimal dalam menunaikan hak-hak istrinya maka hendaknya seorang istri itu bersabar atasnya.

Wallahul musta'an.


 unduh suara : http://muqbel.net/files/fatwa/muqbel-fatwa1733.mp3

Read More …

TIDAK ADA 2 WITIR DALAM 1 MALAM
Read More …

KEUTAMAAN JUM'AT

Read More …

PERBANYAK SHALAWAT DI HARI JUM'AT

Read More …

PERBUATAN SIA-SIA DALAM SHALAT


Read More …

TERUSLAH ENGKAU BERDO'A

Read More …

TATACARA PUASA 'ASYURA'


Read More …

 PUASA DI BULAN MUHARRAM

Read More …

KEUTAMAAN PUASA 'ASYURA'

Read More …

HARAM BERBANGGA-BANGGA MENYEBUTKAN KEUTAMAAN SEORANG MAYIT KETIKA MENINGGAL

Asy-Syaikh Al-'Allamah Shalih Alu Syaikh -hafizhahullah-

berkata Asy-Syaikh Al-'Allamah Shalih Alu Syaikh -hafizhahullah:

الإعلان في الجرائد هذا يسمى نعي ، ليس نياحة، النياحة غير النعي ، النعي مكروه كراهة شديدة ، وبعض العلماء حرمه ؛ لكن النعي المحرم هو التفاخر يعني ذكر محاسن الميت على وجه التفاخر قبل دفنه أو بعد دفنه لكن من أعلم الناس بموت الميت للصلاة عليه دون ذكر أمجاده أو ذكر فضائله أو نحو ذلك فهذا ليس نعيا منهيا عنه

“ mengumumkan kematian di koran-koran itu dinamakan dengan na'yun_ dan bukanlah _niyahah_ / meratapi kematian seseorang,  _niyahah_ itu bukanlah _na'yun_ .

 _Na'yun_ itu hukumnya makruh dengan kemakruhan yang sangat dan sebagian ulama mengharamkannya.

Akan tetapi _na'yun_ yang diharamkan itu adalah berbangga-bangga yakni menyebutkan kebaikan-kebaikan sang mayit dengan berbangga-bangga sebelum pemakamannya ataupun setelah pemakamannya.

Akan tetapi bagi siapa yang mengumumkan kematian seseorang dalam rangka untuk agar turut dalam salat jenazah *tanpa menyebutkan kemuliaan-kemuliaan sang mayit atau menyebutkan keutamaan-keutamaannya* atau yang semisal itu maka itu bukanlah suatu _na'yun_ yang dilarang.

📼 [Syarah Thahawiyyah pelajaran ke 42]

sumber : http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=130320

Read More …

BERDO'A KETIKA SUJUD
Asy-Syaikh Muhammad Bin Shalih Al-'Utsaimin Rahimahullah


Read More …

ORANG-ORANG YANG DILAKNAT

Read More …

HUKUM MEMBERI SALAM KEPADA ORANG KAFIR
OLEH ASY-SYAIKH IBN 'UTSAIMIN RAHIMAHULLAH


Read More …

SAMPAIKAH PAHALA BACAAN AL-QURAN UNTUK ORANG YANG TELAH MENINGGAL?
oleh  Asy-Syaikh Al-'Allamah Abdul Aziz bin Yahya Al-Buro'i hafizhahullah



 Pertanyaan :

Apakah benar dapat sampai pemberian pahala Alquran kepada mayit ?


 Jawaban :

Pemberian pahala berupa amalan saleh kepada orang yang sudah meninggal merupakan permasalahan yang langka.

Imam Ahmad berpendapat bahwasanya pahala tersebut dapat sampai kepada orang yang telah meninggal [1].

Sementara imam Syafii berpendapat bahwasanya pahala tersebut tidak dapat sampai.

Ironisnya para pengikut mazhab Syafii justru memilih / mengambil pendapat imam Ahmad dan para pengikut mazhab Ahmad lebih memilih pendapat Syafii kecuali sebagian kecil dari mereka.

Dan yang lebih menenangkan hati adalah bahwasanya pahala yang dapat sampai kepada orang yang meninggal adalah apa yang telah datang penjelasannya di dalam tekstual dalil seperti haji, umroh dan sedekah.

Wallahu A'lam.

 Sumber : https://telegram.me/ElBorai


الشيخ العلامة عبد العزيز البرعي حفظه الله

 السؤال الثالث :

 هل صحيح يصل إهداء ثواب القرآن الكريم للميت ؟

 الجواب :

إهداء ثواب الأعمال الصالحة إلى الميت مسألة غريبة فأحمد يقول بأن الثواب يصل إلى الميت والشافعي يقول بعدم وصوله وأصحاب الشافعي أخذوا بقول أحمد وأصحاب أحمد أخذوا بقول الشافعي إلا النزر اليسير منهم.   والذي تطمئن إليه النفس أن الذي يصل إلى الميت ماورد فيه النص كالحج والعمرة والصدقة. والله أعلم

Read More …


Read More …


Read More …



FATWA ULAMA SEPUTAR HUKUM MERAYAKAN HARI VALENTINE BAG.2
oleh Asy-Syaikh Al-'Allamah Sholih bin Sa'ad As Suhaimi hafizhahullah

       





















Pertanyaan :

wahai Syaikh ,Sesungguhnya besok lusa hari ahad bertepatan dengan tanggal 14 Februari dan hari itu dianggap oleh orang-orang barat sebagai hari Valentine, dan sungguh telah terfitnah sebagian pemuda dan pemudi kita dengan perayaan ini.

maka apakah ada sebuah kalimat dan nasehat dari anda wahai Syaikh ?

Jawaban :

apa yang dinamakan dengan hari valentine ada tujuh pelanggaran dosa didalamnya !

1. pada mulanya,menurut tradisi orang-orang Romawi kuno mereka namakan hari ini sebagai hari perayaan dewa cinta !

maka apa yang bersangkutan dengannya adalah bersangkutan dengan penyembahan berhala ! Maka ini adalah bentuk taklid kepada para penyembah berhala !

 2. bahwa didalamnya terdapat bentuk taklid kepada Yahudi dan Nasrani !

sungguh Rasulullah shalallahu ‘alahi wa ‘ala ahlihi wa sallam telah menceritakan hal itu ! Rasul bersabda :

" Niscaya kalian akan mengikuti jalan yang ditempuh oleh ummat terdahulu...,
ditanyakan kepada beliau : apakah mereka Yahudi dan Nasrani ?

maka Rasulullah menjawab :

"Siapa lagi kaum itu kalau bukan mereka ?!"

dalam sebuah riwayat :

"mereka adalah bangsa Persia -Majusi- dan Romawi".

3. bahwa didalamnya terdapat dosa meniru orang-orang kafir secara umum !
sedangkan Rasulullah shalallahu ‘alahi wa ‘ala ahlihi wa sallam telah bersabda :

"Barangsiapa yang meniru orang-orang kafir maka dia termasuk dari mereka".

4. bahwa perayaan ini termasuk perayaan bid'ah yang dibuat-buat manusia !

sedangkan siapa saja yang melakukan perbuatan bid'ah di dalam agama kami ini maka amalannya tertolak !

5. bahwasanya perayaan ini adalah suatu kemungkaran ! dan apa saja yang dilakukan padanya menjurus kepada kemungkaran !

seperti : berbaurnya pemuda pemudi -yang bukan mahramnya-, saling surat menyurat sesama mereka,mengirimkan simbol hati atau selain itu dari percakapan omong kosong !
semua ini taklid kepada barat ! sedangkan kita dilarang dari meniru mereka !

6.bahwa orang yang berakal dari mereka sendiri telah melarang perayaan ini ! sampai -sepertinya yang kudengar- : bahwa pihak vatikan (-baca : nasrani yang telah diselewengkan) sangat keras dalam melarang perayaan ini.

7. bahwa perayaan ini dibangun diatas mitos kuno, terkait latar belakang kenapa dinamakan valentine dan apa yang ditimbulkan dari makna-makna yang rusak.

dan kasih sayang itu menurut mereka adalah zina dan muqaddimahnya -seperti, campur baur, berpacaran dsb ,pent-

 maka wajib bagi kita untuk memperingatkan dari perbuatan meniru orang-orang kafir !


 السؤال :

قال السائل : إن يوم غد الأحد يوافق الرابع عشر من فبراير ويعتبر عند الغرب هو يوم عيد الحب (الذي تكلمت عنه سبحان الله) يقول وقد افتتن بعض شبابنا وفتياتنا بهذا العيد، فهل من كلمة ونصيحة ؟

 الجواب :

ما يسمى بعيد الحب فيه سبعة محاذير.

1 المحذور الأول : أنه في الأصل عند الرومان، كان يسمى عيد الإله، عيد إله الحب، فالتعلق به تعلق بالوثنية، لأنه تقليد لعباد من ؟ الأوثان !!

2 ثانياً، المحذور الثاني : أن فيه تقليداً لليهود والنصارى، وقد أخبر النبي صلى الله عليه وسلم بذلك، لتتبعن سنن من كان قبلكم.. قيل اليهود والنصارى ؟ فقال فمن القوم إلا أولئك، وفي رواية فارس و الروم.

3 الأمر الثالث أو المحذور الثالث : أن فيه تشبهاً بالكفار مطلقاً، قد قال رسول الله صلى الله عليه وسلم من تشبه بقوم فهو منهم.

4 الأمر الرابع : أنه بدعة، من البدع التي أحدثها الناس، ومن أحدث في أمرنا ما ليس منه فهو رد.

5 والأمر الخامس : أنه منكر وكل ما يفعل فيه منكر، من التقاء الفتيان بالفتيات، والمراسلة بينهم، وإرسال صور قلوب وما إلى ذلك من الهراء، كله تقليد للغرب، ونحن منهييون عن التشبه.

6 والأمر السادس : أن العقلاء منهم منعوا هذا العيد، حتى إن... أظن سمعت بأن الفاتيكان، النصراني المحرف يشدد في منع هذه القضية.

7 الأمر الأخي






💻 sumber : http://www.ajurry.com/vb/showthread.php?t=25549
Read More …

  FATWA ULAMA SEPUTAR HUKUM MERAYAKAN HARI VALENTINE BAG.1
 oleh Asy-Syaikh Al-'Allamah Doktor Shalih bin Fauzan Al-Fauzan hafizhahullah 

         





Pertanyaan :

Semoga Allah membalas anda dengan kebaikan, wahai syaikh berikut ini ada beberapa pertanyaan terkait dengan apa yang disebut dengan "Hari Valentine" dan mereka -para penanya- sangat berharap dan menunggu dari anda sebuah penjelasan dan berharap dari Al Lajnah Ad Daimah untuk mengeluarkan fatwa terkait dengan masalah ini dikarenakan bahayanya perayaan tersebut ?

Jawaban :

 " Apa itu Hari Valentine ?!

 Ini adalah Hari rayanya orang-orang nashrani !

 Tidak boleh kaum Muslimin ikut serta dalam merayakannya ! dan tidak pula mendukungnya maupun menyaksikannya !

️ itu adalah perayaan orang-orang kafir yang tidak boleh untuk mereka dukung !

 Kasih sayang untuk siapa dalam perayaan ini ?!

 apakah untuk Iblis ?

ataukah untuk nabi Isa 'alaihis salam ?

 atau untuk cinta kepada sesama mereka (orang-orang kafir) ?

tidak ada pada mereka itu rasa saling mencintai sesama mereka sementara mereka dalam keadaan kafir !

Allah mengatakan :

{ تَحْسَبُهُمْ جَمِيعًا وَقُلُوبُهُمْ شَتَّىٰ ۚ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ قَوْمٌ لَّا يَعْقِلُون َ} [الحشر : 14]

Artinya : " kamu mengira mereka itu bersatu, sedang hati mereka berpecah belah, yang demikian itu karena sesungguhnya mereka adalah kaum yang tidak berakal " (QS : Al Hasyr 14)

dan mereka berkata : " ini adalah kasih sayang kepada wanita (selain mahram) "

maka kalau begitu itu adalah perbuatan dosa yang keji ! "

 Sumber :
http://alfawzan.af.org.sa/node/3853



 السؤال :

أحسن الله إليكم صاحب الفضيلة، هذه عدة أسئلة حول ما يسمى بعيد الحب يأملون منكم البيان لخطر هذا الاحتفال وإخراج فتوى من اللجنة الدائمة في هذا الموضوع ؟

 الجواب :

وشه عيد الحب ؟ عيد النصارى ما يجوز للمسلمين يشاركوهم، ولا يشجعوهم عليه، ولا يشهدون الزور، هذه أعياد الكفار لا يشجعونهم، حب لمن هذا الحب ؟ حباً لإبليس ؟ أو حب للمسيح -عليه الصلاة والسلام-؟ أو حب لما بينهم ؟ ما بينهم حب وهم كفار : (تَحْسَبُهُمْ جَمِيعًا وَقُلُوبُهُمْ شَتَّى)، قالوا : الحب مع المرأة ؟ هذا فاحشة.



Read More …

KEUTAMAAN MEMBACA SURAT AL KAHFI DI HARI JUM'AT


Read More …

KEUTAMAAN HARI JUM'AT


Read More …